Pages

2012 hak cipta dilindungi Allah SWT. Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 27 Desember 2012

H.I.L.A.N.G


Ketika kau buta, maka mata hatimu terbuka
Dan orang buta lebih mengerti
Akan arti dari suara – suara kehidupan yang menyebakkan
Sunyi.
Itu semua akan terasa sunyi jika kau menutup telingamu
Tapi orang tuli bisa mendengar lewat bahasa tubuh mereka
Tapi siapakah sesungguhnya yang tuli?
Siapakah sesungguhnya yang buta?
Ya, akulah dia yang selama ini tak menyadari akan arti hidup ini
Yang ku rasa hanya semakin menggerogoti jiwaku
Semakin keropos, rapuh dan lapuk
Kosong, tak berdarah
Tiada apa yang tertinggal disini
Hanyalah bongkahan tulang rusuk dalam dada ini
Yang mulai lunak tak berpendirian
Jika saja, aku biarkan luka menoreh hati ini
Dan membiarkannya menganga
Akan terlihat jelas rayap – rayap yang berpesta pora
Menikmati kehampaan yang dibiarkan
Jiwaku tertahan
Kemudian, benih – benih kegalauan mulai tumbuh dari bangkai yang keropos
Ketika rasa kepercayaan diriku hilang
Meninggalkanku, sendiri, menapaki jalanan
Dengan perasaan hampir mati karena keputusasaan
Setelah sekian lama aku terdiam
Duduk, terhuyung – huyung berperang melawan rasa ketidakpercayaan ini
Ku pandangi pantulan diriku
Dalam tetesan embun senja ini
Semakin keruh, bayangan itu
Tak kuasa, diriku tak rela
Meskipun aku goyah, terhempas, terlepas dari kehidupan
Yang semerah darah

0 komentar:

Posting Komentar